Cantik, cantik itu relatif, betul apa betul? hee. ya iyalah. Setiap manusia kan tentunya mempunyai pandangan yang berbeda-beda. cantik menurut si A belum tentu menurut si B atau bisa saja sebaliknya.
Tapi kali ini saya mau sedikit share tentang kecantikan, khususnya bagi wanita muslimah.
Cantik menurut bahasa kesehatan adalah sehat jasmani sekaligus rohani. Namun sudah tak diragukan lagi, bahwa ketika kita bicara cantik, umumnya akan menyangkut tentang wajah, kulit dan rambut. Wajah dan kulit yang putih bersih serta rambut yang panjang, lurus dan hitam sudah menjadi standar kecantikan bagi kalangan wanita dewasa ini. dan itu terdoktrin di setiap pikiran seluruh wanita tidak hanya yang sudah dewasa, tetapi juga para remaja dan anak-anak yang masih kecil pun sudah terdoktrinkan seperti itu. Oleh karena itulah, semua berlomba-lomba untuk menjadi sosok seperti itu sehingga memunculkan begitu banyak usaha. Menurut seorang dokter kecantikan di Indonesia, untuk meremajakan kulit (skin rejuveniting), bisa menggunakan beberapa cara agar kulit tampak lebih ‘cling’. Usaha-usaha tersebut antara lain:
1. Pemakaian bahan secara topikal seperti jamu, umbi-umbian
2. Pengelupasan dengan bahan kimia seperti pemakaian AHA dan TCA
3. Pengelupasan secara fisik seperti masker dan luluran
4. Augmentasi seperti pemakaian silikon dan kolagen
5. Penggunaan toxin seperti suntik botox (botulinum toxin)
Tindakan seperti itu harusnya aman untuk dilakukan asalkan disesuaikan dengan jenis kulit dan frekuensi tindakan. Tapi ada beberapa tindakan yang sebaiknya dilakukan dalam pengawasan dokter seperti suntik botox dan pemakaian silikon/kolagen, walaupun sebenarnya banyak dari dokter yang tidak menganjurkan dilakukan 2 tindakan itu kecuali pada kasus tertentu.
Sedangkan penggunaan alkohol untuk bahan kosmetika dan kesehatan pada pemakaian topikal/luar, hal ini diperbolehkan karena penggunaan alkohol disini hanya sebagai pelarut dan antiseptik dengan kadar dan konsentrasi yang kecil. Kemudian dilihat pula bahwa alkohol merupakan zat yang cepat menguap. Dan belum ditemukannya zat lain selain alkohol yang bisa sebagai pelarut yang aman dan murah. Walaupun demikian pemakaiannya sewajarnya saja.
Dokter tersebut juga memaparkan bahwa perawatan harian yang aman yang dianjurkan adalah sebagai berikut:
- Membersihkan wajah setelah bepergian dengan milk cleanser dan astringen
- Menggunakan pelembab dan sun block dengan SPF15 ketika akan bepergian
- Melakuan masker wajah tiap minggu dan luluran tiap bulan
- Mengkonsumsi air putih 8 gelas perhari dan buah-buahan, serta tidak menggunakan kosmetik yang mengandung mercury
Selain hal diatas, ternyata ada beberapa faktor yang menyebabkan kulit kita terlihat lebih tua, yaitu:
- Kulit yang sering terpapar matahari akan terlihat lebih tua 20 tahun
- Stress akan membuat kulit kita terlihat lebih tua 3 tahun
- Hidup di kota besar akan membuat kulit kita terlihat lebih tua 5 tahun
- Diet yang yang extrim akan membuat kulit kita terlihat lebih tua 10 tahun
Wow, ternyata berat juga tantangan hidup di kota-kota besar untuk kulit kita yah.. .
Sementara dalam syariat Islam, perempuan yang ingin tampil cantik itu fitrah. Walau kadang penilaian cantik itu sendiri relatif dan subyektif. Cantik menurut islam itu sendiri bisa dibagi menjadi beberapa klasifikasi, yaitu:
1. Cantik secara lahiriah:
- menjaga kebersihan dan kesehatan tubuh
- keserasian dalam berpakaian.
Berpakaian di sini maksudnya adalah haruslah menutup aurat sesuai dengan Al Qur’an surat An-Nur ayat 31 dan Al-Ahzab ayat 59. Setelah memenuhi kriteria tadi, barulah diperbolehkan berpakaian untuk memenuhi nilai estetika, indah dan pantas secara wajar.
2. Cantik secara spiritual:
- Memiliki kedekatan hubungan dengan Allah
- Berusaha menjadi hamba Allah yang taat
3. Cantik emosi dan akhlak:
- memiliki rasa malu, lemah lembut, santun, jujur, amanah, dan menjaga kehormatan dan kesucian diri.
4. Cantik intelektual
Seorang muslimah harus memiliki kecerdasan intelektual dan tidak akan membiarkan dirinya direndahkan, dilecehkan dan dieksploitasi.
Semua hal di atas akan membuat seorang wanita yang mempesona karena memiliki daya tarik kepribadian, meski ia tidak cantik secara fisik. Dan tidak seperti kecantikan fisik yang merupakan pemberian Allah yang tidak boleh diubah, inner beauty seperti kecantikan spiritual, akhlak, dan intelektual dapat diusahakan dan ditingkatkan.
Saya pribadi adalah seorang wanita yang ingin terlihat cantik, dan karenanya saya amat mencintai kebersihan. Menurut saya, meski fisik seorang wanita itu tak cantik (dalam artian relatif), namun jika kebersihannya terjaga dan terjamin (luar dan dalam) tentu akan menjadi kelihatan cantik. Prinsip itu adalah prinsip almarhumah bunda saya yang tercinta yang sejak kecil ditanamkan baik-baik di benak saya. maka sejak kecil pun saya telah terbiasa untuk selalu menjaga kebersiahan diri luar dan dalam. Saya juga adalah seorang wanita yang tidak suka “bersolek’ atau memakai kosmetik, pun itu dalam menghadiri acara resmi keluarga. kadang-kadang hal itu membuat sebagian dari keluarga besar saya protes, karena tak membiasakan diri untuk bersolek,
Katanya, suami akan meninggalkan saya jika tak membiasakan diri memakai berbagai kosmetik untuk mempercantik wajah. hee… Mereka tak tahu, sejatinya suami saya adalah seorang pria dengan tipe yang juga tidak menyukai wanita pesolek, meskipun itu istrinya sendiri dan meskipun itu masih di dalam rumahnya sendiri. Suami saya justru menyukai wajah bersih, polos dan apa adanya. katanya jauh lebih cantik daripada harus pake “make-up”, xixixi. Pernah suatu kali saya coba-coba menggunakan kosmetik berlebih di wajah saya, beliau justru cemberut dan aga’ sedikit marah melihat saya tiba-tiba bersolek, lho ada apa ini? jangan-jangan… hehehe (dikiranya saya mau cari muka diluar kali, )
Jadi, sekarang pertanyaannya, bolehkah seorang muslimah menjadi cantik dan melakukan usaha-usaha agar menjadi cantik? Of course boleh banget, Hanya perlu diingat: Luruskan kembali niat kita. Usaha yang kita lakukan adalah dalam rangka merawat tubuh yang merupakan karunia Allah yang harus disyukuri, harus berada dalam koridor-koridor yang diperbolehkan oleh syariat Islam. Dan jangan sampai membahayakan kesehatan kita sendiri. gimana sahabat???
Rabu, 23 November 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Keluarga DEWANATA
About
Anak TKJ Loro


0 komentar:
Posting Komentar