Pages

Selasa, 08 November 2011

PUISI


PUISI KASIH DAN SAYANG


Diantara hitam putih mayapa.
Diantara sinar mentari yang kian membara.
Dan diantara hiruk pikuk dunia fana.

Kau jaga diri ini dengan segala yang kau bisa.
Bisikan kasih dan sayangmu.
Begitu lepas dan menyentuh jiwaku.
Dengan segala keterbatasan yang kau miliki.

Kau tabur berjuta kasih di hatiku.
Ku tak berdaya di hadapan kasih dan sayangmu.
Ku tak mampu berpaling dari jeratan hatimu.
Ku tak kuasa meninggalkan gejolak jiwaku.
Ku tak berdaya menepis hasrat dan rasaku.

Kebebasan yang engkau berikan, mengikatku.
Budi bahasa yang kau bawa, meluluhkan kalbu.
Ketulusan yang engkau berikan, membuatku berarti.
Dan entah apalagi…..

Mungkin kau tak sadar itu.
Mungkin pula kau tak mengerti.
Berpaling darimu adalah kebodohanku.
Meninggalkanmu hanya menyiksa jiwa.

Puisi Kesalahanku

Aku Terbawa Arus Yang Sangat Jauh
Dimana Aku Tak Tahu Lagi Harus Kemana
Tuk Menapakkan Ke Daratan
Cinta Ini Membuatku Bimbanag
HatiKu Selalu Sakit
Saat Aku Harus Kehilangan Semuanya
Entah Bagaimana Lagi
Disaat Aku Merasa Dapatkan Kebahagiaanku
Ternyata Itu Salah
Aku Ambil Cinta Yang Belum Tentu Buat Aku Bahagia
Dan Inilah Awal Penderitaanku

Puisi Karena Cinta

Dengarkanlah puisi cinta untukmu…
Betapa mendambakan kau kembali kepelukku
Meski kini
kau menyudahi cerita bahagia ini,
Aku kuat karna cinta…
Aku lemah tak ada cinta Dari dirimu…
Aku bahagia karena cinta…
Aku sedih tak ada cinta…
Aku berjalan karna cinta…
Aku lumpuh tak ada dari dirimu cinta…
Masihkah diriku di relung Hatimu ?
Coba engkau pejamkan matamu dan bayangkan ku didalam hatimu…
Tak pernah sedikitpun membayangkan kau kan pergi tinggalkan…
Diriku sendiri, tanpa hadirmu cinta…

Terlalu Berat Cobaanku

Aku bukan orang yang hebat
setiap detik aku hanya bisa menangis
meratapi nasib yang tak pernah berhenti mendapatkan cobaan
tiada tempat aku mengadu
tiada tempat untuk berbagi
hidup hanya dalam kesendirian
tak punya siapa-siapa
andai waktu dapat merubah keadaan ini…
aku hanya bisa menangis ketika aku mendapatkan cobaan
oh Tuhan begitu beratkah cobaan untukku…

Puisi Kecewa

Malam makin sepi
makin menyesakkan hati
inginkan sebuah pengakuan diri

Malam makin larut
tak kuasa hati
menjadi kalut
saat rasa perih membalut
luka hati habis tertusuk

Malam mulai menusuk
pikiran mati bau busuk
aku tak mau mati rasa
mati rasa karena kecewa
Kecewa tak berdaya
di atas rasa cinta

Pengagum Rahasia

rambutmu yang panjang bergelombang
membuatku terpanah melihatmu
serta senyum manismu
hampir membuat jantungku berhenti berdetak

wajah putihmu semakin membuatku terpanah
dan indah parasmu membuatku termenung

ku ingin mengenalmu
ku ingin mendekatimu
ku ingin mengungkapkan apa yang ku rasakan saat ini
tapi ku tak punya keberanian…nyaliku menciut saat ingin mendekatimu

Air Mata Ibu

Satu Persoalan Yang Selalu Bermain Di
Fikiran Kita, Mengapa Seorg Wanita Itu Suka
Meneteskan Air Matanya?

Suatu Ketika Ada Seorang Anak Lelaki
Bertanya Kepada Ibunya, Ibu, Mengapa Ibu
Menangis?. Ibunya Menjawab, Sebab Ibu Seorg
Wanita, Aku Tak Mengerti, Kata Si Anak
Lagi. Ibunya Tersenyum Dan Memeluknya
Erat… Nak, Kamu Mmg Tidak
Mengerti.. Kemudian, Anak Itu Bertanya Kpd
Ayahnya, Ayah, Mengapa Ibu Menangis?. Ayahnya
Menjawab, Semua Wanita Mmg Menangis Tanpa
Alasan, Hanya Itu Jawapan Yang Biasa Diberikan
Oleh Ayahnya. Lama Kemudian, Si Anak Itupun
Tumbuh Besar Menjadi Remaja Dan Tertanya-Tanya,
Mengapa Wanita Menangis…..
Pada Suatu Malam, Dia Bermimpi Dan
Bertanya Kpd Tuhan Ya, Allah S.W.T Mengapa
Wanita Mudah Sekali Menangis? Dlm Mimpinya
Tuhan Bersabda,

Saat Kuciptakan Wanita,Aku Membuatnya
Menjadi Sgt Utama, Kuciptakan Bahunya Agar
Mampu Menahan Seluruh Beban Dunia
Di Sisinya…Dan Pada Masa Yang Sama, Bahu Itu
Juga Cukup Nyaman & Lembut Utk Menahan Kepala
Bayi Yg Sedang Tidur.

Kuberikan Wanita Kekuatan Utk Melahirkan Dan
Mengeluarkan Bayi Dr Rahimnya Walau Seringkali
Kuberikan Wanita Keperkasaan, Yang Akan
Membuatnya Ttp Bertahan, Pantang Menyerah Saat
Semua Org Sudah Berputus Asa. Wanita Kuberikan
Kesabaran Utk Merawat Keluarganya.Walau
Letih, Walau Sakit, Walau Lelah Tanpa Keluh
Kesah..

Kuberikan Wanita Perasaan Peka Dan Kasih
Sayang Untuk Menyintai Semua Anaknya Dlm
Keadaan Apa Sekalipun. Walau Anaknya Itu
Melukai Perasaannya, Melukai Hatinya. Perasaan
Ini Pula Yg Akan Memberikan Kehangatan. Pada
Bayi-Bayi Yang Mengantuk Menahan Lelap.
Sentuhan Inilah Yg Akan Memberikannya
Kenyamanan, Saat Didekap Dgn Lembut Olehnya..

Kuberikan Kekuatan Wanita Utk Membimbing
Suaminya Melalui Masa-Masa Sulit Dan Menjadi
Pelindung Baginya. Sebab Bukankah Tulang Rusuk
Yang Melindungi Hati Dan Jantung Agak Tidak
Terkoyak??…

Kuberikan Kpd Kebijaksanaan & Kemampuan Utk
Memberi Pengertian & Menyadarkan Bahwa
Suami Yg Baik Adalah Yg Tidak Pernah Melukai
Istrinya. Walau Seringkali Pula Kebijaksanaan Itu
Akan Menguji Setiap Kesetiaan Yg Diberikan Kpd
Suaminya Agar Ttp Berdiri Sejajar, Saling
Melengkapi & Saling Sayang Menyayangi..

Dan Akhirnya…. Kuberikan Air Mata Agar Dpt
Mencurahkan Perasaanya. Inilah Yg Khusus
Kuberikan Kpd Wanita. Agar Dpt Digunakan Bila
Masa Diinginkan. Hanya Inilah Kelemahan Yg
Dimiliki Oleh Wanita Walau Sebenarnya…Air Mata
Ini…Adalah… Air Mata Kehidupan….



Puisi Hidup Bagaikan Roda
Cahaya kebahagiaan datang dan pergi….
Tiada sesiapa didunia ini mahukan kemurungan,kesengsaraan dan kesusahan….
Tetapi tiada siapa yang dapat mengubah kehendak ilahi…
Dikala semua ini kita rasai….
Dikala itu kesedihan mulai menyelubungi jiwa…
Ibarat syurga tanpa puteri…
Langit berdentam berdentum seperti mau datangnya ribut…
Awan mendung kehitaman….
Dunia kegelapan tanpa cahaya matahari dan bulan…
Jiwa meronta ronta….
Badan panas tidak menentu….
Hanya doa dipanjatkan pada ilahi…
Semoga dapat menempuh dugaan sebesar ini…..

Puisi Perjalanan Cintaku

Bertahun sudah menunggu dirimu
Akhirnya kau menjadi milikku
Susahnya ku untuk melupakanmu
Karena, kau ku cintai selalu
Tapi sayang kehadiran kekasih lamamu datang kembali
Mengenang cinta dahulu
Mengapa ini semua harus berlagu
Apakah ini semua karna diriku
Sedangkan aku, ku maukan kedalam percintaan
Tak sanggup aku melepaskanmu tapi sayang
Beberapa di tengah lautan tak mau me’erap erap untuk kau
Menunggu jika kau mau ku melepas mu, terpaksa aku turutkan
Jika semua ini suatu pelajaran di suatu percintaan

PERSAHABATAN

melihat tawa n snyum kalian mengingatkan ku..
kan saat pertama kali kta brtemu..
aku mngenal klian tanpa sngaja...
mncoba akrab dgn klian ..
n akhrnya menjalin sbuah pershabatan...
kita selalu menjalani hari2 bersama2..
meskipun terkdang kita bertengkar ..
hnya karena sbuah hal..
ku tak pernah mnympan dendam d'htiku...
stelah beberapa waktu..
aku paham..
klian mempunyai kekurangan2..
yg bgiku kelebihan..
n q mempunyai kekurangan yg bgi klian adlah kelebihan..
karena toew..
kita slalu melengkapi satu sama lain..
kita slalu bersama layaknya sbuah kluarga..
Kalian slalu stia mnemaniku..
di saat q sdh...
klian hbur q dgn candamu..
di saat q bimbang..
klian membriku bnyak solusi..
di saat q mnangis..
klian rubah air mataku menjadi sbuah snyuman..
jika esok q tlah tiada..
maafkanlah smua ksalahanku..
klian adlah sosok yg sgt brart dlam hdup ku..
twa kalian slalu membuatku bhagia..
Karna itu...
kutempatkan..
"KEDUDUKAN SAHABAT JAUH DIATAS CINTA"
karena shbat lbih mngert arti dri stiap tetes air mata yg jtuh dri
mata kta..
n q ingin klian taw...
bahwa ..
"AKU BAHAGIA MEMPUNYAI SAHABAT SEPERTI KALIAN"


PUISI TEMANI AKU
Sejuk embun teteskan kehangatan malam malam sepiku,
Bintang bintang pancarkan cahaya lembayung surga,
Tapi mengapa ku kesepian,
Pekat awan coba temani,
Angin malam coba dekati,
Namun tak seperti jika kau di sisiku saat ini,
Senyumu sutra jinggaku,
Nafasmu mawar putihku yang ku hirup kala ku kesepian.
Berikan aku cinta saat ku membutuhkan
Temanilah malamku kala ku kesepian

PUISI KAU YANG PERGI

Ku buka hari baru,
Berharap kau ada di sampingku
Tapi mengapa kau tak seperti dulu
Pernah ku ukir nama kita di belakang gerbong kereta
Pernah ku tulis nama kita di patahan ranting cemara,
Tapi apa
Apa yang kini ada
Kau pergi tinggalkan ku sendiri
Tak lagi kau ada di sini
Yang dulu setia menemani


Puisi Cinta Allah

Rutinitaslah Yang Tak Mengizinkan Lagi Untuk Sekedar Menengok
Menyapa Juga Membalas Salam Hangatmu
Jangan Kau Salahkan Hari
Karena Putarannya Masih Sama
Jangan Salahkan Sang Waktu Yang Seakan Tak Adil Bagi Kita
Yakinlah Bahwa Terselip Hikmah Disetiap Lekuknya
Mungkin Itu Maksudmu Dari Tiap Senyum Dan Alunan Doa
Yang Samar Kutangkap Dari Indera Jiwa
Sungguh Senyum Dan Fatehah Yang Kau Hadiahkan
Lebih Indah Dari Pada Berjuta Gubahan Kata
Juga Ikhlasnya Hati Menerima Adalah Cermin Keindahan Nurani
Hati Yang Selalu Terpaut Pada Ilahy Rabby
Dalam Sempit Atau Lapang
Merangkai Hari Dengan Benang Ridho Pada Pemilik Semata
Semoga…..
Bismillah Mulut Lirih Melantunkan Asma-Nya
Merayu Dalam Tiap Gerak Raga Pun Dalam Hembusan Nafas Yang Tersisa
Hanya Dia Lah Pembebas Sagala Rasa
Hati Luas Bak Samudera Siap Menampung Segala Yang Ada
Walhamdulillah…

PUISI KASIH DAN SAYANG

Diantara hitam putih mayapa.
Diantara sinar mentari yang kian membara.
Dan diantara hiruk pikuk dunia fana.

Kau jaga diri ini dengan segala yang kau bisa.
Bisikan kasih dan sayangmu.
Begitu lepas dan menyentuh jiwaku.
Dengan segala keterbatasan yang kau miliki.

Kau tabur berjuta kasih di hatiku.
Ku tak berdaya di hadapan kasih dan sayangmu.
Ku tak mampu berpaling dari jeratan hatimu.
Ku tak kuasa meninggalkan gejolak jiwaku.
Ku tak berdaya menepis hasrat dan rasaku.

Kebebasan yang engkau berikan, mengikatku.
Budi bahasa yang kau bawa, meluluhkan kalbu.
Ketulusan yang engkau berikan, membuatku berarti.
Dan entah apalagi…..

Mungkin kau tak sadar itu.
Mungkin pula kau tak mengerti.
Berpaling darimu adalah kebodohanku.
Meninggalkanmu hanya menyiksa jiwa.


0 komentar:

Posting Komentar

Keluarga DEWANATA

Keluarga DEWANATA

About

Anak TKJ Loro

Anak TKJ Loro

MOS TKJ LORO

MOS TKJ LORO

ya'jud dan ma'jud

SELAMAT DATANG DI WEB JULIANA

Popular Posts

Pengikut